Kode bank menjadi bagian wajib saat melakukan transfer antar bank melalui ATM. Tanpa kode tersebut, transaksi tidak bisa diproses oleh sistem perbankan. Hal tersebut berlaku juga untuk Bank Syariah Indonesia atau BSI.
Banyak orang mencari cara cek kode bank BSI di ATM karena tidak semua pengguna hafal kode tersebut. Apalagi ketika berada di depan mesin ATM dan ingin segera melakukan transfer, informasi kode bank menjadi hal yang dibutuhkan saat itu juga.
Kode bank BSI yang digunakan saat transfer antar bank adalah 451. Angka tersebut harus dimasukkan sebelum nomor rekening tujuan agar transaksi berhasil.
Contents
Apa Itu Kode Bank BSI?

Kode bank merupakan kombinasi angka yang berfungsi sebagai identitas setiap bank di Indonesia. Sistem ATM menggunakan kode tersebut untuk mengenali tujuan transfer.
- Mengidentifikasi bank tujuan (BSI)
- Menghindari kesalahan pengiriman dana
- Memastikan dana masuk ke rekening yang tepat
Saat melakukan transfer ke sesama rekening BSI, kode tidak diperlukan. Namun jika transfer dari bank lain ke BSI, kode 451 wajib digunakan.
Kesalahan memasukkan kode bisa menyebabkan hal berikut:
- Transfer gagal
- Dana terkirim ke bank lain
- Transaksi harus diulang
Cara Cek Kode Bank BSI di ATM dengan Mudah
Bagi yang belum hafal kode 451, ATM bisa digunakan untuk mengecek daftar kode bank. Tidak semua mesin ATM menampilkan daftar tersebut, tetapi sebagian besar menyediakan menu pencarian bank.
- Masukkan kartu ATM ke mesin
- Ketik PIN dengan benar
- Pilih menu transfer
- Pilih transfer antar bank
- Cari opsi daftar kode bank (jika tersedia)
- Temukan Bank Syariah Indonesia pada daftar tersebut
Jika menu daftar tidak tersedia, biasanya mesin ATM langsung meminta input kode bank. Pada kondisi tersebut, pengguna perlu mengingat atau mencari dari sumber lain.
- Cek melalui struk transaksi lama
- Gunakan aplikasi mobile banking
- Cari melalui internet sebelum ke ATM
Cara Transfer ke Bank BSI Lewat ATM (Menggunakan Kode 451)
Setelah mengetahui kode bank, tahap berikutnya adalah melakukan transfer. Cara tersebut cukup mudah selama kode dan nomor rekening dimasukkan dengan benar.
- Masukkan kartu ATM
- Input PIN
- Pilih menu transfer
- Pilih transfer antar bank
- Masukkan kode bank BSI (451) diikuti nomor rekening
- Contoh: 4511234567890
- Masukkan nominal transfer
- Periksa nama penerima
- Konfirmasi transaksi
- Simpan struk sebagai bukti
Pastikan nama penerima sesuai dengan tujuan. Jika nama tidak sesuai, sebaiknya batalkan transaksi dan cek kembali nomor rekening.
Daftar Kode Bank BSI dan Riwayat Perubahan
Bank Syariah Indonesia terbentuk dari penggabungan beberapa bank syariah besar di Indonesia. Sebelum merger, masing-masing bank memiliki kode berbeda.
- BSI (saat ini): 451
- Eks Mandiri Syariah: 451
- Eks BRI Syariah: 422
- Eks BNI Syariah: 427
Saat ini, transaksi antar bank menggunakan kode 451 sebagai kode resmi BSI. Kode lama sudah tidak digunakan untuk transfer baru.
Tips Aman Menggunakan Kode Bank BSI di ATM
Agar transaksi berjalan lancar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan kode bank.
- Periksa ulang kode bank sebelum lanjut
- Pastikan nomor rekening benar
- Cocokkan nama penerima di layar ATM
- Jangan terburu-buru saat input data
- Simpan bukti transfer setelah selesai
Kesalahan kecil seperti salah satu digit bisa menyebabkan dana masuk ke rekening lain. Karena itu, pengecekan sebelum konfirmasi menjadi bagian yang tidak boleh dilewatkan.
Berapa kode bank BSI?
Kode bank BSI adalah 451 dan digunakan untuk transfer antar bank.
Apakah transfer sesama BSI perlu kode bank?
Tidak perlu. Kode hanya digunakan jika transfer dari bank berbeda.
Apakah semua ATM menampilkan daftar kode bank?
Tidak semua. Beberapa ATM langsung meminta input kode tanpa daftar.
Kenapa transfer gagal meski sudah pakai kode 451?
Kemungkinan penyebab:
- Nomor rekening salah
- Gangguan sistem ATM
- Saldo tidak cukup
Apakah kode bank bisa berubah?
Perubahan jarang terjadi, tetapi tetap perlu mengikuti informasi terbaru dari bank.
Cara cek kode bank BSI di ATM bisa dilakukan melalui menu transfer antar bank jika tersedia daftar kode, bisa juga cek di bsi.bpominfo.com. Jika tidak, kode 451 bisa langsung digunakan saat memasukkan nomor rekening tujuan.
Penggunaan kode bank penting dalam transfer antar bank. Tanpa kode tersebut, sistem tidak dapat mengenali tujuan transaksi. Oleh karena itu, memastikan kode dan nomor rekening benar sebelum konfirmasi menjadi hal yang perlu diperhatikan setiap kali melakukan transfer.
